MUNA BARAT – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Muna Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Wilayah Muna Barat pada hari ini, Selasa (9/6/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Muna Barat, La Samaruddin, SP, ini bertujuan untuk memperkuat sinergi tata kelola data dan meningkatkan efektivitas penyuluhan di sektor peternakan dan kesehatan hewan di wilayah Muna Barat.

"Koordinasi yang kuat antara dinas teknis dan lembaga pengembangan SDM adalah kunci utama untuk memastikan program pembangunan peternakan berjalan tepat sasaran. Kita butuh kesamaan persepsi dan data yang valid di lapangan," ujar La Samaruddin dalam arahan pembukanya.

Tiga Poin Keputusan Strategis Rakor

Pertemuan intensif tersebut berjalan produktif dan menghasilkan tiga keputusan strategis yang akan segera diimplementasikan oleh kedua belah pihak:

  • Optimalisasi Koordinasi Digital (Grup WhatsApp): Sepakat untuk mengaktifkan dan memaksimalkan ruang komunikasi melalui WhatsApp Group. Langkah ini diambil guna mempercepat alur koordinasi, pelaporan situasi terkini di lapangan, serta pengambilan keputusan yang bersifat mendesak.
  • Pemenuhan Kebutuhan Informasi dan Data: Berkomitmen untuk saling terbuka dan cepat dalam memenuhi kebutuhan data serta informasi sektoral. Hal ini dinilai krusial untuk menyusun program kerja yang berbasis data (data-driven policy) demi kesejahteraan para peternak.
  • Sinkronisasi Data PPL dengan Dinas: Melakukan validasi dan penyelarasan data para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dengan database Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sinkronisasi ini bertujuan agar pembagian tugas, wilayah binaan, dan penyaluran program bantuan dapat terintegrasi dengan baik tanpa adanya tumpang tindih.

Langkah Tindak Lanjut

Menutup rapat tersebut, La Samaruddin, SP, menegaskan bahwa hasil keputusan ini bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, melainkan harus segera dieksekusi.

Dengan adanya sinkronisasi data PPL dan penguatan jalur komunikasi ini, diharapkan kinerja penyuluh di lapangan semakin optimal dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan meningkatkan produktivitas peternakan di Kabupaten Muna Barat.